KARAWANG, Jabartime.com – Dokter spesialis kejiwaan RSUD Karawang, dr. Gabriela Tantular, M.Biomed., Sp.Kj., membagikan tips menjaga keharmonisan keluarga di tengah maraknya konflik rumah tangga yang ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satunya dengan mengutamakan komunikasi dan tidak sembarangan mencurahkan masalah pribadi kepada orang lain.
Menurut Gabriela, persoalan rumah tangga sebaiknya terlebih dahulu diselesaikan oleh pasangan yang bersangkutan melalui komunikasi yang baik sebelum melibatkan pihak lain.
“Kalau memang bisa dibicarakan dan diselesaikan antara kedua orang itu, itu akan lebih baik,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, komunikasi terbuka menjadi langkah penting untuk menjaga hubungan tetap sehat dan mencegah konflik berkembang semakin besar.
Namun, jika persoalan sulit menemukan jalan tengah, pasangan dapat meminta bantuan atau pendapat dari orang yang dipercaya. Meski demikian, Gabriela mengingatkan agar masyarakat tetap selektif dalam memilih tempat bercerita.
Menurutnya, tidak semua orang mampu memberikan pandangan objektif terhadap persoalan rumah tangga. Bahkan, ada kemungkinan seseorang justru membawa pengalaman pribadinya saat mendengar cerita orang lain sehingga memperkeruh situasi.
“Bisa jadi orang yang kita sharing itu punya lukanya masing-masing, sehingga malah jadi ngomporin dan bikin makin ribut,” katanya.
Gabriela menuturkan, tidak sedikit orang yang memproyeksikan pengalaman buruknya sendiri saat memberikan pendapat terhadap masalah rumah tangga orang lain. Hal itu berisiko membuat konflik semakin rumit dan menjauh dari penyelesaian.
Karena itu, ia menilai berbagi cerita atau curhat tetap diperbolehkan selama dilakukan kepada orang yang tepat, mampu menjaga objektivitas, dan memberikan sudut pandang yang bijak.
“Di satu sisi memang oke sebenarnya untuk sharing, tapi balik lagi, sharing-lah dengan orang yang tepat,” pungkasnya.





