Gara-gara Lemparan Batu, Dua Orang Suporter Persib Bandung Alami Luka Akibat Senjata Tajam

Bentrok antara Supporter Persija dengan Supporter Persib. Foto : Istimewa

KARAWANG, Jabartime.com — Dua orang suporter Persib Bandung yang mengendarai sepeda motor dilaporkan mengalami luka akibat senjata tajam di bagian tangan di Karawang, Jawa Barat.

” Ya benar peristiwa tersebut terjadi setelah dilakukan pengecekan di lapangan,” ungkap Mantan Ketua Viking Karawang, Ronny Bochung, Senin (12/1/2026).

Read More

Lanjut Ronny, peristiwa tersebut bermula saat dua suporter Viking Kosambi hendak menjemput dan mengawal bus yang membawa rombongan Viking Kosambi Raya yang baru keluar dari Tol Karawang Timur usai perjalanan dari Bandung.

Menurutnya, awalnya mereka mau menjemput dan mengawal bus rombongan Viking Kosambi Raya yang pulang dari Bandung. Namun di tengah perjalanan, rombongan tiba-tiba dilempari batu dan sempat terjadi bentrokan.

“Dua orang terkena senjata tajam. Semalam langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan medis dan mendapatkan beberapa jahitan. Setelah itu sudah dipulangkan ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Ronny menambahkan, Distrik Viking Karawang telah mengambil langkah cepat dengan memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban. Selain itu, pihak distrik juga memberikan ganti rugi atas kerusakan bus yang dialami rombongan suporter.

“Kami dari Distrik Viking Karawang berupaya bertanggung jawab, membantu biaya pengobatan korban dan mengganti kerusakan bus,” kata dia.

Ronny mengimbau seluruh suporter agar menahan diri serta mengedepankan keselamatan dan kondusivitas. Dirinya menyayangkan peristiwa tersebut masih saja terjadi, padahal kalah atau menang dalam sebuah pertandingan merupakan hal yang wajar dalam sepak bola.

“Bagaimanapun hasil pertandingan, tugas suporter adalah mendukung tim kebanggaan secara positif. Jangan sampai euforia atau kekecewaan justru berujung pada tindakan yang merugikan semua pihak,” terangnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *