Warisan Sejarah Terabaikan, Karawang Butuh Museum Daerah

Warisan Sejarah Terabaikan, Karawang Butuh Museum Daerah. Foto : Istimewa.

KARAWANG, Jabartime.com – Meski dikenal sebagai saksi penting perjuangan kemerdekaan, Karawang hingga kini belum memiliki museum sejarah daerah yang layak. Ironisnya, daerah dengan pendapatan asli daerah (PAD) besar ini justru minim perhatian terhadap pelestarian sejarah.

Budayawan sekaligus pemerhati sejarah Karawang, Nace Permana, menilai kondisi ini memprihatinkan. Menurutnya, museum bukan sekadar tempat menyimpan benda lama, tetapi wadah menjaga ingatan kolektif dan menanamkan kesadaran sejarah pada generasi muda.

Read More

“Kalau tidak ada museum, bagaimana anak-anak tahu Karawang tempo dulu? Bagaimana mereka bisa merasa memiliki sejarah ini?” ujar Nace, Selasa (5/8/2025).

Karawang memiliki sejarah panjang, mulai dari jejak prasejarah di Situs Candi Jiwa Batujaya (pra abad ke-4), masa kejayaan Pajajaran, masuknya Mataram Islam abad ke-16, hingga peristiwa revolusi kemerdekaan. Salah satunya, desakan pemuda Karawang agar Bung Karno segera memproklamasikan kemerdekaan—bab penting yang nyaris tak punya ruang untuk dikenang.

Nace juga menyoroti artefak penting seperti pelat kuningan Kanang Sapi Gede yang kini tersimpan di Belanda.

“Kalau dikembalikan pun, kita tidak punya tempat layak untuk menyimpannya,” ujarnya.

Dengan status sebagai kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara, Nace menilai Karawang memiliki kemampuan finansial untuk membangun museum sejarah daerah. Namun, perhatian terhadap sektor ini masih tertinggal jauh.

“Kita kaya, PAD besar, tapi urusan sejarah dianggap bukan prioritas. Padahal ini soal jati diri,” tegasnya.

Menurut Nace, museum yang dibutuhkan bukan sekadar memamerkan artefak, tetapi merangkai narasi lengkap perjalanan Karawang dari zaman prasejarah, kerajaan, kolonial, kemerdekaan, hingga era modern.

“Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Jangan sampai Karawang kehilangan ingatannya,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *