Bingung Pengen Mulai Usaha? Jangan Takut, Dinkop UKM Karawang Punya Solusinya!

Kepala Dinkop UKM Karawang, Dindin Rachmady. (Foto: Jabartime.com/Yogi Kurnia).

KARAWANG, JABARTIME.COM – Buat kamu yang kepengen mulai usaha tapi bingung modal atau butuh pendampingan, Dinas Koperasi dan UKM punya solusinya. Kamu bisa datang langsung atau mengajukan permohonan ke Dinkop, karena ada banyak program yang bisa dimanfaatkan buat mendukung usaha kecil dan menengah.

Seperti yang di jelaskan Kepala Dinkop UKM, Dindin Rachmadhy bahwasanya di Dinkop UKM tersedia beberapa bantuan seperti, bantuan untuk wirausaha pemula dan bantuan untuk wirausaha lanjutan.

“Untuk bantuan wirausaha pemula itu seperti pelatihan dan pemberian bantuan alat,” paparnya, Rabu (23/04/2025).

Selain bantuan pelatihan dan bantuan alat, ia juga menjelaskan beberapa bantuan yang termasuk ke bantuan wirausaha pemula seperti bantuan untuk membuat sertifikat pangan industri rumah tangga (PIRT), sertifikat Halal, dan sertifikat Hak Atas Tanah (HAT).

“Jadikan wirausaha pemula yang sebelumnya sudah mendapatkan pendidikan dan pelatihan, produknya otomatis memerlukan legalitas jadi kita bantu fasilitasi NIB, PIRT, Halal, dan SHAT. Kalau tahun sebelumnya ada haki, tapi 2 tahun terakhir ini nggak ada haki karena hakinya ditarik ke BAPEDA untuk fasilitasi haki,” jelasnya.

Kemudian ia juga menjelaskan, bagi UKM yang wirausaha nya lanjutan, yang sudah berjalan minimal satu sampai dua tahun dan legalitas nya sudah lengkap bisa juga mengajukan bantuan.

“Buat mereka yang usahanya sudah berjalan dan memerlukan bantuan itu bisa mengajukan di bantuan alat yang ada di program pengembangan UMKM,” ungkapnya.

Untuk bantuan alat wirausaha itu sendiri yaitu ada gerobak, food processing machine, mesin jahit, packaging machine, freezer, kulkas, showcase dan lain sebagainya.

“Jadikan untuk yang usahanya udah 2 sampe 3 tahun kan dia kebutuhannya beda dengan ya baru awal awal setahunan. Nah itu bisa kita bantu fasilitasi, untuk tahun 2025 ini karena ada atensi lebih dari Pak Bupati, tahun ini tembus diangka 2600-an 2682 kalau tepatnya. itu dari semuanya dari dana nya dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT). Kalau tahun kemarin kita hanya sekitar 230 yang dapat bantuan alat tahun ini kita” imbuhnya.

Selain itu juga ada bantuan alat digital, seperti program yang di gencarkan saat ini yaitu program mendukung digitalisasi UMKM, bantuan nya sendiri terdiri dari alat alat digital.

“Jadi bentuknya kayak semacam kasir pos kayak gitu.

Tapi itu terkurasi ya, jadi tidak semua orang bisa dapat peralatan teknologi digital, jadi kita lihat dulu kemampuan dia memahami digitalnya sudah sampai sejauh mana,” jelasnya.

Untuk pengajuannya sendiri bagi wirausaha pemula bisa datang dan langsung mengikuti pelatihan – pelatihan yang sudah tersedia dan untuk wirausaha lanjutan yang ingin mengajukan bantuan alat, bisa juga datang ke Dinkop UKM dengan membawa surat surat persyaratan pelengkap.

“Pengajuannya bisa datang langsung ke kantor dinkop UKM Kabupaten Karawang. Itu persyaratannya, satu, sudah memiliki NIB. Kalau belum punya NIB, nanti kita bantu fasilitasi untuk memiliki NIB. Karena kami di sini ada klinik konsultasi, dan di situ salah satu fungsinya membantu para pengusaha UMKM untuk mendaftarkan usahanya lewat OSS, sehingga mereka dapat nomor induk berusaha tersebut,” jelasnya.

ia juga menutup penyataan dengan mengatakan bahwa Dinkop UKM terbuka untuk semua pelaku usaha UMKM si kabupaten Karawang.

“Terbuka untuk seluruh pengusaha UMKM di Kabupaten Karawang, silakan siapa saja yang memang membutuhkan bantuan alat bisa mengajukan proposal ke Dinas Koperasi,” tutupnya.

Writer: Yogi Kurnia
Editor: Frizky Wibisono

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *