22 Siswa SMAN 6 Karawang Lolos SNBP Tahun 2025, Naik Hampir 2 Kali Lipat dari Tahun Sebelumnya

SMAN 6 Karawang. (Foto : Jabartime.com/Yogi Kurnia)

KARAWANG, jabartime.com – Sebanyak 22 siswa dari SMAN 6 Karawang berhasil lolos dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2025. Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Rahmawati, Guru Bimbingan Konseling (BK) SMAN 6 Karawang, yang mengaku bangga sekaligus terkejut dengan pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini memang lumayan banyak yang keterima, terutama di kampus-kampus luar Jawa Barat dan universitas dengan peminat tinggi,” ujar Rahmawati, 15 April 2025.

Dari 22 siswa yang lolos, satu di antaranya diterima di Universitas Brawijaya (Unbraw), sementara lainnya tersebar di Undip, Unair, ITB, UPI, dan beberapa di kampus lokal seperti Unsika. Pencapaian ini terasa spesial, mengingat tahun sebelumnya hanya 12 siswa yang berhasil lolos melalui jalur SNBP.

“Tahun ini meningkat hampir dua kali lipat. Tahun lalu kita hanya meloloskan 12 siswa, sekarang 22 dari 79 siswa yang eligible. Itu hampir 30 persen,” jelasnya.

Rahmawati menambahkan bahwa tahun lalu merupakan tahun pertama SMAN 6 Karawang menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai sekolah penggerak. Hal itu sempat membuat jumlah siswa yang diterima menurun. Namun kini, ia melihat sistem kurikulum tersebut mulai terbaca dan dipahami oleh sistem seleksi.

Ia juga membagikan cerita unik di balik pencapaian tahun ini. Sebagai sekolah yang tergolong baru dengan akreditasi B, para guru dan siswa tidak menaruh ekspektasi tinggi untuk bisa bersaing di kampus-kampus favorit.

“Kadang kami berpikir, ‘ya udahlah, asal daftar aja,’ karena memang susah masuk universitas unggulan seperti Unbraw atau Unair dengan akreditasi B. Tapi ternyata ada beberapa siswa yang lolos, kami semua kaget dan nggak nyangka,” tuturnya.

Menurut Rahmawati, sekolah tidak membatasi siswa dalam memilih kampus impian mereka. Bahkan, beberapa siswa mendaftar ke universitas papan atas seperti UI dan UGM, meski peluang diterima kecil. Namun kenyataannya, beberapa justru berhasil tembus.

“Ketika pengumuman keluar, ada yang masih nggak percaya kalau mereka diterima. Sampai bingung sendiri,” ujarnya sambil tersenyum.

Pencapaian ini menjadi motivasi baru bagi SMAN 6 Karawang untuk terus mendukung siswanya dalam mengejar pendidikan tinggi, tanpa memandang batasan akreditasi maupun lokasi kampus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *