KARAWANG, Jabartime.com – Tim Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang berhasil mengevakuasi seekor ular sepanjang 6 Meter dari salah satu rumah warga di Perumahan Bumi Karawang Permai, Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.
Operasi darurat non kebakaran ini berlangsung pada Selasa malam 09 April 2025. Tim berangkat dari Mako Pusat pukul 20.45 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 21.17 WIB. Setelah melakukan penanganan selama lebih dari satu jam, ular berhasil dievakuasi dengan aman pada pukul 22.25 WIB.
Ketua Tim Damkar Karawang, Rudi Swardi, menegaskan pentingnya keselamatan dalam proses evakuasi.
“Untuk proses penangkapannya sendiri kita juga tetap harus safety ya, jadi sebelum kita menyelamatkan orang lain kita juga harus pandai memikirkan keselamatan kita. Jangan sampai yang harusnya menyelamatkan malah kita yang harus diselamatkan,”ujarnya, Jumat 11 April 2025.
Dalam proses evakuasi ini, tim rescue yang terdiri dari 4 personil turun langsung ke lapangan dengan dibantu warga sekitar. Mereka menggunakan alat khusus seperti hook ular, sarung tangan pelindung, serta helm demi menjaga keselamatan personel.
Lebih lanjut, Rudi menjelaskan bahwa meningkatnya laporan kemunculan ular di permukiman warga kemungkinan besar disebabkan oleh rusaknya habitat alami.
“Hutan sudah habis, jadi reptil-reptil ini bingung mencari perlindungan atau tempat yang nyaman, termasuk untuk mencari makan. Habitat mereka terganggu, jadi mereka turun ke permukiman. Ini juga bisa jadi akibat ulah manusia sendiri,” jelasnya.
Terkait ular yang berhasil dievakuasi, untuk sementara ini pihak Damkar Karawang bekerja sama dengan komunitas pecinta reptil di daerah Cikampek.
“Kalau ular tersebut memungkinkan untuk dilepasliarkan, akan kita rilis kembali ke habitat yang aman. Tapi kalau ukurannya besar atau berpotensi membahayakan, maka akan dibuang atau ditangani lebih lanjut,” tutup Rudi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di dekat area perkebunan atau lahan terbuka.





