3 Tips Cegah Anemia bagi Ibu Hamil agar Janin Tetap Sehat, Simak Selengkapnya!

Ini 3 cara mencegah anemia agar janin tumbuh optimal. Foto : Istimewa

KARAWANG, Jabartime.com – Bidan Koordinator Puskesmas Karawang, Evy Mei, membagikan sejumlah tips untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Menurutnya, penerapan pola makan bergizi, rutin mengonsumsi tablet tambah darah, serta pemeriksaan kehamilan secara berkala menjadi kunci menjaga kesehatan ibu dan mendukung tumbuh kembang janin.

“Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah anemia saat hamil, yaitu mengonsumsi makanan kaya zat besi, rutin minum tablet tambah darah sesuai anjuran, dan tidak melewatkan pemeriksaan kehamilan,” ujar Evy, Kamis (2/7/2026).

Read More

Ia menjelaskan, anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemukan pada ibu hamil. Karena itu, pencegahannya harus dilakukan sejak awal kehamilan agar kondisi ibu tetap prima hingga proses persalinan.

“Anak yang sehat berawal dari ibu yang sehat. Apa yang dimakan ibu selama hamil akan menjadi sumber nutrisi bagi janin,” katanya.

Menurut Evy, kebutuhan zat besi selama kehamilan dapat dipenuhi melalui konsumsi makanan bergizi seperti bayam, daun singkong, hati ayam, dan buah bit. Kandungan zat besi pada makanan tersebut membantu pembentukan hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh ibu dan janin.

Selain memperhatikan pola makan, ibu hamil juga dianjurkan menjalani pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) sebanyak dua kali, yaitu pada trimester pertama dan trimester ketiga. Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi anemia sejak dini sehingga penanganan dapat segera dilakukan apabila kadar hemoglobin berada di bawah batas normal.

Tenaga kesehatan juga memantau status gizi ibu hamil melalui pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA). Apabila hasil pengukuran kurang dari 23,5 sentimeter, ibu hamil berisiko mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun janin.

Sebagai upaya pencegahan, Puskesmas Karawang membagikan tablet tambah darah kepada seluruh ibu hamil selama masa kehamilan. Tablet tersebut berfungsi melengkapi kebutuhan zat besi apabila asupan dari makanan sehari-hari belum mencukupi.

Tak hanya menyasar ibu hamil, program pemberian tablet tambah darah juga diberikan kepada remaja putri di sekolah. Tablet dikonsumsi satu kali setiap minggu di luar masa menstruasi dan setiap hari saat menstruasi sebagai upaya menjaga kadar hemoglobin sejak usia remaja.

“Pencegahan anemia sebaiknya dimulai sejak remaja. Dengan membiasakan pola makan bergizi, rutin mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran, dan memeriksakan kehamilan secara berkala, risiko anemia serta komplikasi pada ibu dan bayi dapat diminimalkan,” pungkas Evy.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *