Tak Sekadar Tempat Menginap, Brits Hotel Karawang Jadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal

Sanggar seni tari Wangsa Dipa menjadi peserta keenam dalam Program Pelestarian Budaya Lokal yang digelar di Brits Hotel Karawang pada Sabtu (6/6/2026). Foto: Istimewa

KARAWANG, Jabartime.com – Komitmen Brits Hotel Karawang dalam mendukung pelestarian budaya daerah kembali diwujudkan melalui kolaborasi dengan Padepokan Wangsa Dipa. Sanggar seni tari tersebut menjadi peserta keenam dalam Program Pelestarian Budaya Lokal yang digelar pada Sabtu (6/6/2026).Program ini merupakan bagian dari upaya Brits Hotel Karawang menghadirkan pengalaman berbeda bagi para tamu sekaligus memberikan ruang bagi komunitas seni budaya lokal untuk terus berkembang.

General Manager Brits Hotel Karawang, N. Zikri, mengatakan hotel tidak hanya ingin menjadi tempat menginap, tetapi juga ruang yang mampu menghadirkan pengalaman yang bermakna melalui pengenalan budaya lokal Karawang.

Read More

“Kolaborasi ini berangkat dari keinginan kami di Brits Hotel Karawang untuk tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga ruang yang bisa menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi tamu. Kami melihat bahwa Karawang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mengangkat budaya lokal agar lebih dekat dengan masyarakat luas, termasuk para tamu hotel,” ujar Zikri, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, Brits Hotel Karawang ingin menjadi etalase budaya yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional sehingga kekayaan budaya daerah dapat semakin dikenal oleh masyarakat maupun wisatawan.

Sementara itu, Executive Assistant Manager Brits Hotel Karawang, Dinto, menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari konsep Hospitality As Community Hub yang terus dikembangkan pihak hotel.

“Melalui seni tari Jaipong kami memberikan ruang tampil bagi teman-teman sanggar di area hotel. Kegiatannya kami konsep senatural mungkin seperti sesi latihan, tari individu hingga pertunjukan kelompok. Tidak hanya melihat penampilan, tamu juga diperkenankan mencoba belajar tari langsung bersama tim sanggar,” katanya.

Menurut Dinto, konsep tersebut menjadi simbol nilai hospitality yang dibangun dengan menempatkan komunitas sebagai bagian penting dari pengalaman yang dihadirkan kepada tamu.

Program budaya ini juga akan terus dikembangkan menjadi gerakan yang lebih besar dengan melibatkan lebih banyak komunitas seni di Karawang.

Padepokan Wangsa Dipa sendiri merupakan sanggar seni yang berfokus pada pelestarian tari tradisional Jaipong. Meski resmi hadir di Karawang pada 20 April 2024, padepokan tersebut telah berdiri sejak 2016 di Purwakarta sebelum membuka cabang di Karawang.

Pengurus Padepokan Wangsa Dipa, Sugiani Kartini, menjelaskan sanggar itu didirikan oleh almarhum Muhammad Yusri Al-Hadid yang dikenal sebagai salah satu pelaku seni tari Jaipong di Karawang.

“Awalnya padepokan berada di Purwakarta. Karena aktivitas beliau lebih banyak di Karawang, akhirnya dibentuklah padepokan di Karawang agar pembinaan seni tari dapat berjalan lebih efektif,” ujar Yusri.

Saat ini Padepokan Wangsa Dipa membuka kelas tari bagi berbagai kalangan mulai usia 4 tahun hingga dewasa. Namun, mayoritas peserta didik merupakan anak-anak sekolah dasar yang rutin mengikuti latihan setiap akhir pekan.

Sugiani mengungkapkan, kesempatan berkolaborasi dengan Brits Hotel Karawang diperoleh melalui informasi dari Paguyuban Sanggar dan Pelaku Seni Tari Karawang (PSTK). Kesempatan tersebut disambut antusias oleh para peserta didik.

“Anak-anak sangat senang ketika mengetahui akan tampil di hotel. Selain menjadi pengalaman baru, tujuan kami juga untuk ikut melestarikan budaya sekaligus memperkenalkan Padepokan Wangsa Dipa kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Ia menilai dukungan publikasi dan dokumentasi dari pihak hotel menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan seni tari tradisional kepada generasi muda.

Melalui kolaborasi tersebut, Padepokan Wangsa Dipa berharap dapat terus terlibat dalam berbagai kegiatan budaya yang diselenggarakan Brits Hotel Karawang.

“Harapan kami tentu semoga ada kesempatan kolaborasi berikutnya bersama Brits Hotel Karawang. Jika nantinya ada event atau kegiatan lain, kami akan sangat senang apabila kembali dilibatkan,” ucap Sugiani.

Hadirnya Padepokan Wangsa Dipa sebagai sanggar keenam dalam Program Pelestarian Budaya Lokal kembali menegaskan komitmen Brits Hotel Karawang sebagai ruang kolaborasi yang mendukung tumbuh dan berkembangnya komunitas seni budaya di Kabupaten Karawang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *