Dari Ular Masuk Rumah hingga “Burung” Kejepit, Ini Ragam Tugas Damkar Karawang yang Jarang Diketahui

Bukan sekadar pemadam kebakaran, Damkar Karawang juga tangani evakuasi ular hingga tangani "burung" kejepit. Foto : Amanda Dilah Hawani

KARAWANG, Jabartime.com – Tidak hanya bertugas menangani kebakaran, seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat, petugas Damkar juga menangani berbagai layanan penyelamatan non-kebakaran, mulai dari evakuasi ular, tawon, dan biawak, membuka mobil yang terkunci, menyelamatkan warga yang terjebak di lift, hingga membantu mediasi persoalan keluarga.

Ketua Tim Damkar pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Rudi Suwardi, mengatakan tugas Damkar saat ini mencakup tiga fungsi utama, yakni pencegahan, penanggulangan kebakaran, dan penyelamatan (rescue). Bahkan, laporan yang diterima petugas kini lebih banyak didominasi kejadian non-kebakaran.

Read More

“Masih banyak masyarakat yang menganggap Damkar hanya bertugas memadamkan api. Padahal implementasi penyelamatan itu sangat luas. Kami menangani evakuasi tawon, ular, biawak, membuka mobil yang terkunci, sampai membantu anak yang terjebak di lift,” kata Rudi, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, tugas penyelamatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi teknis di lapangan. Dalam sejumlah kasus, Damkar juga diminta membantu persoalan kemanusiaan yang membutuhkan pendekatan persuasif.

Salah satu pengalaman yang paling diingat, kata Rudi, adalah ketika petugas diminta mendampingi seorang perempuan yang hamil di luar nikah karena takut menyampaikan kondisinya kepada kedua orang tuanya.

“Kami pernah diminta membantu memediasi seorang perempuan yang tidak berani mengaku kepada orang tuanya bahwa dirinya hamil. Setelah kami dampingi dan menjadi penengah, alhamdulillah persoalan itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.

Tak hanya itu, petugas juga pernah menangani kejadian yang tidak biasa. Seorang warga datang ke Mako Damkar pada dini hari untuk meminta pertolongan setelah resleting celananya menjepit bagian tubuhnya. Karena merasa malu dan tidak memiliki biaya untuk berobat, warga tersebut memilih meminta bantuan kepada petugas Damkar.

“Bagi masyarakat mungkin itu situasi darurat. Selama masih menjadi kewenangan Damkar dan bisa kami tangani, kami akan membantu. Prinsip kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Rudi.

Ia menjelaskan setiap laporan yang masuk terlebih dahulu melalui proses asesmen agar penanganan yang dilakukan sesuai dengan tingkat kedaruratan dan kemampuan petugas.

“Semua laporan kami asesmen terlebih dahulu. Kalau memang bisa ditangani oleh Damkar, kami langsung bergerak. Yang paling utama adalah keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Rudi memastikan seluruh layanan Damkar diberikan tanpa dipungut biaya. Petugas juga bersiaga selama 24 jam untuk merespons berbagai kondisi darurat yang dialami masyarakat. Untuk layanan, dapat menghubungi call center Damkar Karawang di 0813-1140-0113.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa Damkar bukan hanya hadir saat terjadi kebakaran. Apa pun kondisi darurat yang membutuhkan penyelamatan dan masih menjadi kewenangan kami, jangan ragu menghubungi Damkar. Kami siap melayani selama 24 jam,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *