Data ATS Karawang Berbeda, Komisi IV DPRD Minta Pemkab Verifikasi Lapangan

KARAWANG, Jabartime.com – Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Asep Junaedi, mendorong pemerintah daerah segera melakukan investigasi dan validasi data anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Karawang.

Langkah tersebut dinilai penting menyusul masih adanya perbedaan data antara pemerintah pusat dan daerah terkait jumlah anak tidak sekolah di Karawang.

“Yang pertama kita mau investigasi data tersebut, di mana keberadaannya. Data dari pusat itu harus di-cross check dengan kondisi riil di lapangan,” kata Asep.

Menurutnya, data ATS yang tercatat di Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) mencapai sekitar 30 ribu anak. Namun, angka tersebut perlu diverifikasi agar program penanganan yang disiapkan pemerintah dapat tepat sasaran.

Asep menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan anggaran beasiswa bagi anak tidak sekolah pada tahun 2026.

Program tersebut akan disalurkan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di berbagai wilayah di Karawang.

“Bagi anak yang tidak sekolah di tingkat SMP, bisa masuk ke Paket B. Sementara yang sudah tingkat SMA tapi tidak melanjutkan, bisa masuk ke Paket C,” ujarnya.

Ia menambahkan, anak yang belum memiliki ijazah SD tetap dapat mengikuti pendidikan kesetaraan dengan mempertimbangkan riwayat pendidikan terakhir melalui raport.

Menurut Asep, program beasiswa harus dibarengi dengan pendataan yang akurat agar penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Saya mendorong agar data ini benar-benar diinvestigasi dan diverifikasi. Karena anggaran sudah disiapkan, tinggal bagaimana memastikan penerimanya tepat,” katanya.

Komisi IV DPRD Karawang, lanjut Asep, akan terus mengawal proses pendataan hingga pelaksanaan program agar upaya menekan angka anak tidak sekolah dapat berjalan efektif.

“Kami ingin tidak ada lagi anak-anak Karawang yang kehilangan hak pendidikannya karena persoalan data. Semua pihak harus bergerak bersama agar mereka bisa kembali mengenyam pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Writer: Iqbal
Editor: Frizky

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *