Anggota DPRD Karawang Usulkan Penertiban Pelajar Masuk dalam Raperda Trantibum Karawang

KARAWANG, Jabartime.com – Anggota DPRD Kabupaten Karawang, Fernando Doklas Pangaribuan, mengusulkan adanya pengaturan khusus mengenai penertiban peserta didik dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum).

Usulan tersebut disampaikan dalam forum Panitia Khusus (Pansus) Raperda Trantibum sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan pelajar serta menekan angka bolos sekolah dan tawuran di Kabupaten Karawang.

Doklas menilai, penertiban peserta didik penting dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, Karawang perlu memiliki mekanisme pengawasan terhadap pelajar seperti yang telah diterapkan di sejumlah daerah.

“Perlu ada patroli khusus untuk peserta didik yang kedapatan bolos pada jam pelajaran atau terindikasi terlibat tawuran. Ini bukan untuk menghukum, tetapi untuk pembinaan,” kata Doklas, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, pengawasan dapat dilakukan melalui patroli gabungan yang melibatkan Satpol PP, pihak sekolah, serta instansi terkait untuk mendata dan melakukan pembinaan terhadap pelajar yang berada di luar sekolah saat jam belajar berlangsung.

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan mengembalikan fokus peserta didik terhadap pendidikan sekaligus mencegah mereka terlibat dalam perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan.

Doklas menegaskan, keberadaan aturan yang jelas dalam Raperda Trantibum diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tertib, khususnya bagi kalangan pelajar.

“Harapannya, dengan adanya aturan yang jelas dalam Raperda Trantibum, Karawang bisa mewujudkan lingkungan yang lebih tertib, aman dan kondusif, khususnya bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, penertiban pelajar harus mengedepankan pendekatan edukatif dan pembinaan, bukan hukuman semata.

“Yang paling penting adalah menyelamatkan generasi muda kita. Jika ada pelajar yang kedapatan bolos atau terlibat tawuran, mereka harus dibina dan dikembalikan ke lingkungan pendidikan agar masa depannya tetap terjaga,” pungkasnya.

Writer: Iqbal
Editor: Frizky

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *