Suasana Duka Selimuti Ibu Kota Iran, Ribuan Warga Berkabung Kenang Kepergian Khamenei

Ribuan warga berkumpul untuk berkabung atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei. Foto : Istimewa

INTERNASIONAL, Jabartime.com — Suasana duka mendalam menyelimuti Lapangan Enghelab di ibukota Teheran, ribuan warga berkumpul untuk berkabung atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel, pada Minggu (1/3/2026).

Tangis dan doa pecah di tengah kerumunan, dimana para pelayat yang mayoritas berpakaian hitam mengangkat foto dan bendera Iran menandai duka nasional yang mendalam.

Read More

Pemerintah Iran telah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari, serta libur kerja tujuh hari untuk menghormati sang pemimpin yang telah memimpin Republik Islam sejak 1989.

Televisi pemerintah Iran mengumumkan bahwa Khamenei dinyatakan meninggal dunia setelah terkena serangan udara yang menargetkan kediamannya di pusat kota Teheran.

Serangan tersebut merupakan bagian dari operasi militer besar oleh pasukan AS dan Israel yang bertujuan menghancurkan sejumlah target strategis di wilayah Iran.

Pemerintah dan para tokoh negara mengecam keras serangan itu, bahkan hingga disebut sebagai kejahatan besar dan menjanjikan balasan tegas terhadap pihak yang menewaskan sang pemimpin.

Rakyat Iran berjanji akan terus mengenang jasa Khamenei, yang selama tiga dekade lebih memegang kendali tertinggi dalam struktur politik dan militer negara.

Sementara itu, ketegangan di kawasan Timur Tengah diperkirakan akan meningkat drastis akibat peristiwa ini, dengan reaksi dari pasukan militer pro-Iran dan kekuatan regional lain yang menyerukan pembalasan terhadap serangan tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *