Lewat Kurikulum AI dan IoT, SMK MUTU Cikampek Siapkan Siswa Hadapi Industri 5.0

SMK MUTU Cikampek. (Foto: Jabartime.com/Yogi Kurnia)

KARAWANG, JABARTIME.COM – Menghadapi era Revolusi Industri 5.0, SMK IT Muhammadiyah 1 Cikampek terus memperkuat komitmennya dalam mempersiapkan peserta didik untuk dunia kerja dan wirausaha melalui berbagai program inovatif dan kerjasama strategis dengan dunia industri.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri dan Masyarakat SMK IT Muhammadiyah 1 Cikampek, Faizal Rahman, menegaskan bahwa adaptasi terhadap perubahan zaman menjadi fokus utama sekolah.

“Tantangan dunia kerja mendorong kami untuk melakukan adaptasi sejak dini. Pertama, melalui penguatan karakter dan nilai-nilai keislaman. Kami menekankan pembiasaan baik di lingkungan sekolah. Sejalan dengan prinsip penguatan karakter al-Islam dan kemuhammadiyahan,” ungkapnya, Senin, (28/04/2025).

SMK IT Muhammadiyah 1 Cikampek juga menerapkan sistem screening minat dan bakat siswa sejak awal masuk, guna memastikan mereka dapat berkembang sesuai passion masing-masing.

“Mulai kelas dua, siswa sudah diarahkan untuk melanjutkan ke dunia kerja atau berwirausaha. Kami memetakan keinginan mereka agar program pembinaan menjadi lebih tepat sasaran,” tambah Faizal.

Saat ini, sekolah mengelola enam jurusan, yakni: Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Pemesinan (TPM).

Dalam mendukung program link and match dengan industri, SMK IT Muhammadiyah 1 Cikampek menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan ternama. Di antaranya Program IZON dan PT Diametral untuk jurusan Teknik Pemesinan, di mana siswa sebelum lulus sudah diterima bekerja.

“Masing-masing jurusan memiliki keunggulan khusus melalui kerjasama industri, seperti TKRO dengan PT Toyota, TSM dengan PT Daya Motor Astra, serta RPL dan TKJ dengan Samsung dan Telkomsel. Kerja sama ini memungkinkan siswa kami terserap di dunia industri bahkan sebelum lulus,” paparnya.

Terkait pengembangan teknologi baru, Faizal menyebutkan bahwa sekolah juga mulai memasukkan materi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) dalam kurikulumnya.

“Kami bekerjasama dengan Telkom untuk mengembangkan kelas IoT berbasis cyber dan AI. Guru-guru pun sedang melakukan upgrading untuk menyesuaikan silabus berbasis teknologi terbaru,” ujarnya.

Dalam menghadapi tantangan industri modern, SMK IT Muhammadiyah 1 Cikampek tidak hanya menyiapkan siswa secara akademik, tetapi juga melalui pembinaan soft skill dan hard skill.

“Pembiasaan karakter seperti shalat dhuha dan shalat dhuhur berjamaah, serta pembelajaran praktik langsung di dunia industri, menjadi bagian dari keseharian siswa,” katanya.

Faizal berharap lulusan SMK IT Muhammadiyah 1 Cikampek tumbuh dengan mindset berkembang (growth mindset) dan mampu menjadi tenaga kerja yang tidak hanya unggul secara keterampilan, tetapi juga memiliki karakter agamis.

 

“Pendidikan bukan hanya soal akademik, melainkan juga praktik nyata. Kami ingin membentuk lulusan beretika Islami yang siap bersaing di dunia global,” pungkasnya.

Writer: Yogi Kurnia
Editor: Frizky Wibisono

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *