Lulus Kuliah Bukan Akhir, Rektor UNSIKA Titip 7 Kunci Sukses kepada 1.517 Wisudawan

Sebanyak 1.517 mahasiswa UNSIKA diwisuda. Rektor Ade Maman membekali lulusan dengan tujuh kunci kehidupan, dari bertakwa hingga disiplin. Foto : Gelar Maulana Media

KARAWANG, Jabartime.com – Sebanyak 1.517 mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) resmi menyandang gelar akademik setelah mengikuti Wisuda Periode Agustus 2026 yang digelar selama dua hari, 11-12 Agustus 2026.

Prosesi wisuda berlangsung di Aula Syekh Quro UNSIKA. Para lulusan berasal dari jenjang Diploma, Sarjana hingga Magister.

Read More

Dari total 1.517 wisudawan, sebanyak 1.467 merupakan lulusan program Sarjana, 20 lulusan Diploma, dan 30 lulusan Magister.

Wisuda dibagi menjadi dua sesi. Sebanyak 772 wisudawan mengikuti prosesi pada Selasa (11/8/2026), sedangkan 745 wisudawan mengikuti prosesi pada Rabu (12/8/2026).

Pada hari pertama, wisudawan berasal dari Fakultas Hukum, Fakultas Agama Islam, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Komputer. Sementara hari kedua diikuti lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Fakultas Ilmu Kesehatan.

Rektor UNSIKA Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc. mengingatkan para lulusan agar gelar akademik yang diperoleh tidak berhenti sebagai simbol kelulusan.

“Selamat kepada para wisudawan. Semoga ilmu yang diperoleh selama belajar di Universitas Singaperbangsa Karawang menjadi ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, dan bagi Bangsa Indonesia,” ujar Ade Maman.

Ia juga memberikan tujuh kunci kepada para wisudawan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah meninggalkan bangku kuliah.

Ketujuh kunci tersebut yakni bertakwa, berbakti kepada orang tua atau birrul walidain, banyak berdoa, bersedekah, memperluas ilmu, disiplin dan menikmati proses.

“Setidaknya ada tujuh kunci dalam menjalani kehidupan, yaitu bertakwa, birrul walidain, banyak doa, bersedekah, memperluas ilmu, disiplin, dan menikmati proses,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ade juga menyampaikan sejumlah perkembangan UNSIKA. Saat ini, UNSIKA memiliki sembilan fakultas dengan 41 program studi, terdiri dari tiga program Diploma Tiga, 30 program Sarjana, satu program Profesi dan tujuh program Magister.

Dari sisi sumber daya manusia, UNSIKA memiliki lima Guru Besar, 35 Lektor Kepala, 358 Lektor dan 143 Asisten Ahli. Selain itu, terdapat 181 dosen berkualifikasi Doktor dan 465 dosen berkualifikasi Magister.

Sebanyak 93 dosen UNSIKA juga sedang melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktor. Dalam setahun terakhir, sejumlah dosen telah menyelesaikan pendidikan S3 di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

UNSIKA juga terus meningkatkan kualitas program studi. Sebanyak lima program studi telah meraih akreditasi unggul, sementara 24 program studi telah menjalani akreditasi internasional ACQUIN.

Untuk penerimaan mahasiswa baru, UNSIKA membuka enam jalur seleksi. Dari seluruh jalur tersebut, UNSIKA berhasil menerima 4.023 mahasiswa baru dari total 35.570 pendaftar.

“Dari keenam jalur tersebut, UNSIKA dapat menyaring 4.023 mahasiswa baru dari 35.570 pendaftar,” jelas Ade.

Pengembangan kampus juga terus dilakukan, baik di Kampus I maupun Kampus II. Di Kampus I, UNSIKA melakukan peningkatan jalan, penataan parkir, renovasi kantin serta fasilitas olahraga seperti lapangan basket, futsal dan voli.

Sementara di Kampus II, pembangunan terus berjalan, termasuk gerbang utama, Gedung Serbaguna, Student Center dan Gedung Kuliah Terpadu.

UNSIKA juga mengembangkan kelas kabin sebagai solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan ruang perkuliahan di tengah meningkatnya jumlah mahasiswa.

“UNSIKA juga membangun kelas kabin sebagai solusi untuk ruang kelas sementara. Ini merupakan inovasi UNSIKA dalam memenuhi kebutuhan peminat yang semakin tinggi, sekaligus menghadapi kendala pembangunan gedung konvensional yang membutuhkan waktu cukup lama,” kata Ade.

Di bidang kerja sama, UNSIKA memperluas kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga pemerintah, industri hingga institusi pendidikan luar negeri.

Kerja sama internasional telah terjalin dengan sejumlah universitas di kawasan Asia, ASEAN, Eropa, Australia hingga Amerika Selatan.

UNSIKA juga menjalin kerja sama dengan Daito Construction Jepang untuk membuka peluang pelatihan, program magang hingga penyaluran tenaga kerja bagi alumni.

Ade menegaskan, kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan mahasiswa. Gelar akademik yang diperoleh harus menjadi bekal untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.

“Seluruh pimpinan universitas mengucapkan selamat atas keberhasilan para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di universitas tercinta ini,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *