Kejari Karawang Sita Puluhan Dokumen dan Segel Kantor PT BAS, Saksi Bertambah Jadi 104 Orang

KARAWANG, Jabartime.com – Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang kembali melakukan penggeledahan dan penyegelan terhadap kantor PT Bumi Arta Sedayu (BAS), perusahaan pengembang perumahan yang diduga terkait kasus penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Bank Tabungan Negara (BTN).

Penggeledahan dilakukan pada Jumat (22/5/2026) sore hingga sekitar pukul 21.00 WIB di Gedung CSG, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang diketahui sebagai kantor pusat PT BAS. Dalam kegiatan tersebut, penyidik menyita puluhan dokumen yang dimasukkan ke dalam satu kardus sebagai barang bukti.

Ketua Tim Penerangan Hukum Kejari Karawang, Sigit Muharam, mengatakan penyegelan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti bahwa gedung tersebut merupakan kantor pusat PT BAS.

“Setelah kami menemukan bukti bahwa Gedung CSG ini merupakan kantor pusat PT BAS, langsung kami lakukan penyegelan,” kata Sigit.

PT BAS diketahui merupakan pengembang proyek perumahan Citra Swarna Grande (CSG) dan Kartika Residence yang menerima kucuran kredit bernilai ratusan miliar rupiah dari BTN.

Usai melakukan penyegelan di Gedung CSG, penyidik melanjutkan penggeledahan ke sejumlah rumah di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi. Lokasi tersebut disebut merupakan rumah para saksi dalam perkara tersebut.

Dalam penggeledahan, penyidik mengamankan berbagai dokumen yang diduga berkaitan dengan penyaluran kredit BTN. Seluruh dokumen kemudian dibawa ke kantor Kejari Karawang untuk kepentingan penyidikan.

“Semua dokumen kami amankan dan dibawa ke kantor untuk kepentingan penyidikan,” ujarnya.

Sigit menjelaskan, penggeledahan dilakukan untuk memperkuat alat bukti yang telah dikantongi penyidik. Dari hasil pengembangan, jumlah saksi dalam kasus ini juga bertambah.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa 90 orang saksi. Kini jumlahnya meningkat menjadi 104 orang setelah adanya penambahan 14 saksi baru.

“Ada penambahan 14 orang saksi dalam kasus ini dan penyidikan masih terus dikembangkan,” kata Sigit.

Writer: Iqbal
Editor: Nila

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *