Banjir di Karawang Akibatkan 2.413 Jiwa Mengungsi dan 3.163 Rumah Terendam

Banjir di Kelurahan Tanjungpura yang hampir menenggelamkan rumah

KARAWANG, Jabartime.com — Kabupaten Karawang mengalami banjir cukup besar dan luas di awal tahun 2026 ini. Setidaknya ada 12 kecamatan di 26 desa yang terendam banjir. Sebanyak 4.304 kepala keluarga terdampak dan 2.413 jiwa mengungsi.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang sebanyak 3.163 unit rumah warga terendam banjir dan tersebar di 12 kecamatan. Petugas BPBD masih berupaya mencari warga yang terjebak banjir dan mengevakuasi ke tempat pengungsian.

Read More

Banjir merendam 12 kecamatan yaitu Kecamatan Karawang Timur berdampak 9 kepala keluarga dan 59 jiwa. Kemudian Kecamatan Telukjambe Timur terhitung berdampak sejumlah 335 kepala keluarga dan 1.099 jiwa. Kecamatan Pangkalan paling tidak terdampak terhadap warga sekitar. Kemudian Kecamatan Telukjambe Barat terdampak 855 kepala keluarga dan 2.562 jiwa. Kecamatan Karawang Barat terdampak 40 kepala keluarga dan 175 jiwa.

Kecamatan Jayakerta terdampak 40 kepala keluarga dan 135 jiwa. Kecamatan Cilebar terdampak 243 kepala keluarga dan 726 jiwa. Kecamatan Rawamerta berdampak 25 kepala keluarga dan 74 jiwa. Kecamatan Rengasdengklok berdampak 165 kepala keluarga dan 495 jiwa. Kecamatan Lemahabang terdampak 5 kepala keluarga dan 14 jiwa. Kecamatan Cilamaya Wetan berdampak 31 kepala keluarga dan 94 jiwa. Kecamatan Klari berdampak 102 kepala keluarga dan 394 jiwa.

Petugas BPBD Karawang masih melakukan assesmen kepada para korban. Juga petugas piket diberlakukan selama 24 selama banjir. Evakuasi terhadap korban masih terus dilakukan oleh petugas BPBD dan relawan banjir.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *