Warung Jajanan di Situ Wanayasa Ini Sediakan Buku Bacaan Gratis

0
192

PURWAKARTA, Jabartime.com – Berbekal sebuah warung biasa di pinggiran Situ Wanayasa Kabupaten Purwakarta, Ikhsan Firmansyah (37) menyulap dan melengkapi warung dagangannya dengan ratusan bahan bacaan.

Pengunjungnya, banyak kalangan. Mulai dari anak sekolah dan remaja tanggung yang sehari-hari bermain atau sekedar nongkrong di kawasan danau di kaki Gunung Burangrang tersebut.

Warung biasa yang dilengkapi dengan bahan bacaan itu sengaja ia buat untuk membuat daya tarik warung biasa menjadi tidak biasa. Sekaligus, bagian dari kampanye untuk mengajak warga agar belanja di warung rumahan dan mengurangi belanja di mini market.

“Ini saya buat sejak awal tahun. Kalau warungnya memang sudah lama. sebenarnya warung biasa, tapi kebetulan ada beranda untuk ngopi atau sekedar nongkrong dan saya lengkapi juga dengan beberapa bahan bacaan,” ujar Ikhsan saat ditemui di warungnya.

Tujuannya, kata dia, agar warung biasa yang identik dengan tidak nyaman, tidak lengkap serta tidak dilirik konsumen, namun bisa kembali dilirik kembali oleh para pengunjung. Termasuk menyediakan buku yang bisa dibaca di tempat tanpa harus bayar.

“Semacam penegasan, warung jajanan biasa jika kita kreatif bisa jadi menarik dan bisa dikunjungi konsumen. Selebihnya, mengajak pengunjung yang nongkrong di Wanayasa bisa ikut membaca,” ujarnya.

Selama setahun, warung berukuran 4×4 meter persegi yang sering disebut Warung Bang Haji ini telah dilengkapi ratusan bahan bacaan. Novel ternama dari pengarang kenamaan, komik, majalah, buku teori ekonomi tersedia di warung ini.

“Selama setahun sudah ada sekitar 800-an buku yang ada di warung ini. Banyak buku, novel, majalah dan banyak lah. Alasan utamanya dengan menyediakan buku dan tempat nongkrong supaya ada interaksi sosial, karena dari dulu, warung tetangga ini tempat interaksi sosial,” katanya.

Setiap akhir pekan Situ Wanayasa kerap dikunjungi ratusan pengunjung dari Purwakarta maupun luar Purwakarta.

Warung Bang Haji yang juga menyediakan aneka macam kopi pun selalu dipenuhi pengunjung, dengan menikmati jajanan warung.

“Alhamdulillah tiap akhir pekan banyak yang mengakses tempat kami. Bagi kami, semakin banyak pengunjung belanja di warung biasa ya lebih bagus. Karena di warung biasa, interaksi sosial itu terjalin,” ujar Ikhsan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here