Pramuka Berpengaruh Besar Pada Pembentukan Karakter Generasi Y dan Generasi Z

0
262

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Terpilih Anne Ratna Mustika mengatakan Pramuka memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter. Menurut dia, karakter tersebut kini tercermin dari pola perilaku Generasi Y dan Generasi Z.

 

Hal itu disampaikan Ketua Kwarcab Purwakarta tersebut di kediamannya. Tepatnya di Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Selasa (14/8/2018).

 

“Karakter kuat hasil binaan nilai-nilai pramuka itu bisa kita lihat di Generasi Y. Rentang tahun lahir mereka kan antara 1980-1997. Mereka berhasil berkompetisi karena mengkolaborasikan kemampuan. Nilai kerjasama diajarkan dalam Pramuka. Sebagian bisa kita lihat di Generasi Z,” katanya.

 

Khusus untuk Generasi Z, hasil pembentukan karakter tersebut belum terlihat merata. Pasalnya, istilah yang pertama kali diperkenalkan Bruce Horovits itu diperuntukan untuk orang yang lahir pada rentang Tahun 1995-2014.

 

“Rata-rata Generasi Z hari ini kan baru berusia 21 tahun. Mereka masih dalam proses mencari jati diri. Tetapi, di sekolah-sekolah, kalau mereka ikut pramuka, itu tidak akan sulit menemukan jati diri. Efeknya bagus loh untuk keseharian, lebih lentur dalam memandang perubahan,” ujarnya.

 

Pemikiran terbuka dalam keseharian menurut Anne, diajarkan dalam Pramuka. Akan tetapi, hal tersebut tidak menghilangkan kultur dan karakter kader Pramuka. Justru, keterbukaan dan karakter itu menjadi formula dalam melahirkan inovasi.

 

“Pramuka mengajarkan ‘survive’, cara bertahan dalam hidup. Pramuka juga mengajarkan diskusi dan musyawarah. Di satu sisi ada keterbukaan, di sisi lain ada karakter. Ini modal pembangunan manusia Indonesia,” ucapnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Anne menyatakan komitmennya. Dia berujar akan melanjutkan pembangunan berbasis karakter di Purwakarta. Nilai Pramuka dikatakannya sangat relevan diterapkan di segala zaman.

 

“Dasa Dharma Pramuka itu relevan di semua dimensi. Termasuk saat kita bicara pembangunan di Purwakarta. Penting sekali nilai itu menjadi nafas pembangunan. Ada religiusitas dan kultur kebangsaan,” katanya.

 

Anne mengaku akan fokus melakukan pembangunan manusia di Purwakarta. Hal ini dia lakukan dengan tidak melupakan pembangunan fisik yang selama ini terbilang sangat sukses.

 

“Semuanya kita bangun agar lahir efek positif. Mohon do’a dan dukungan seluruh warga Purwakarta,” ujar dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here