Pesta Miras Opolosan Satu Orang Tewas Dua Lainnya Kritis

0
291

PURWAKARTA, Jabartime.com – Diduga Korban Miras Oplosan seorang pemuda tewas dan dua lainnya dalam kondisi kritis Di Rawat Sakit Umum Daerah Purwakarta Jawa Barat. Ketiga korban keracunan miras oplosan diduga setelah pesta miras dalam pertunjukkan musik dua Hari Yang Lalu, Rata-Rata Korban Mengalami rasa mual pusing dan demam tinggi.

Ahmad Nazri (19) Warga Desa Palinggihan Plered Purwakarta korban tewas akibat miras oplosan langsung di kebumikan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum setempat di wilayahnya. Ahmad Nazri tewas di dalam perjalanan ketika hendak di bawa ke rumah sakit setelah sebelumnya rawat di klinik setempat.

Sementara teman korban tewas yakni Elvan Fauzan (21) dan Danis Setia Hermawan (19) keduanya warga Plered masih di lakukan perawatan intensif Di Ruang Intalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta, kedua korban masih dalam kondisi kritis.

Para korban ini diduga keracunan minuman keras oplosan yang di minum pada saat acara musik sabtu lalu, dalam waktu dua hari terakhir para korban mengalami rasa mual pusing hingga demam tinggi. Untuk kemudian di larikan ke rumah sakit, namun naas satu korban tidak kuat menahan sakit hingga tewas.

Menurut Orang Tua Korban Kritis, Diduga Anaknya Keracunan Usai Pesta Miras Oplosan, Namun Dirinya Belum Mengetahui Campuran Apa Yang Di Gunakan Korban Untuk Mencampur Minuman Keras.

“gak tau sama sekali, di rumah memang sadar, minta di pijitin minta deket terus jangan kemana-mana, ada yang bilang sih begitu minum alkohol ungkin di campur-campur mungkin kalo inuman biasa gak akan begitu.. sakit kesakitan minta tolong. Satu orang meninggal temen anak saya” ujar Dadang hermawan orang tua danis setia korban kritis saat di temui jabartime di RSUD bayu asih, (05/03/18).

Hingga Kini Korban Kritis Masih Di Rawat Di Rumah Sakit Sedangkan Kasus Miras Opolosan Ini Masih Dalam Penyelidikan Petugas Kepolisian Resor Purwakarta Dan Polsek Plered.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here