Di Balik Rahasia Angpao

0
154

Jabartime.com – Salah satu tradisi saat Imlek adalah berbagi “Angpao”. Angpao berasal dari bahasa Mandarin yang berarti “bungkusan hadiah”. Dalam tradisi orang Tionghoa, angpao ini biasanya berbentuk amplop berwarna merah dan diisi uang kertas.

Sebenarnya angpao ini tak hanya dilakukan saat Imlek saja. Pada pesta-pesta kegembiraan lain seperti penikahan, ulang tahun, dan lain-lain, tradisi angpao juga kerap dilakukan.

Khusus pada perayaan Imlek, angpao ini punya istilah tersendiri, yakni “Ya Sui” yang berarti hadiah untuk anak-anak terkait pertumbuhan umur mereka. Ya sui ini berbentuk seperti angpao pada umumnya: warna amplopnya merah, berisi uang, dan kadang ada pesan-pesan di dalamnya.

Kebiasaan memberikan angpao dalam bentuk uang seperti itu dimulai sejak Dinasti Ming dan Qing. Sebelumnya, angpao di Cina sendiri bisa berbentuk macam-macam, yang penting intinya adalah hadiah. Kalau bahasa sekarang adalah kado.

Angpao yang berkembang di Indonesia adalah kado berupa amplop merah berisi uang. Ini dipercaya sebagai simbol kebahagiaan dan dapat mendatangkan rezeki lebih banyak. Dalam memberikan angpao itu ternyata ada aturannya. Angpao biasanya diberikan kepada anak-anak. Tapi orang tua juga bisa mendapatkan angpao, yakni dari anaknya yang sudah menikah. Bahkan, orang dewasa juga bisa dapat angpao sekalipun sudah kaya, yakni dia yang belum menikah. Anak yang sudah menikah bagaimana? Boleh dapat juga asalkan yang memberikan adalah orang tuanya.

Berapa aturan jumlah isi angpao, berapa rupiah kalau di Indonesia? Besaran rupiahnya bebas tergantung kemampuan perkonomian si pemberi. Tetapi tetap ada aturannya sebenarnya. Aturannya, uang dalam angpao itu tidak boleh mengandung angka 4, seperti Rp. 40.000, 400.000, dan seterusnya.

Terus isi pesan tertulis di dalamnya juga harus berbentuk kalimat-kalimat motivati, dorongan, dan doa terkait kesejahteraan dan kebahagiaan. Intinya pesannya harus positif. Tidan boleh isinya curhat misalnya. Hehehe.

Kenapa warnanya amplopnya merah? Bagi orang Cina, warna merah itu melambangkan kebahagiaan dan kesejahteraan. Makanya selain angpao pada tradisi Imlek, dekorasi rumah ibadah, rumah pribadi, dan bahkan baju-bajunya didominasi warna merah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here